Beranda Kabupaten Limapuluh Kota Terkait Keretakan Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Begini Pandangan Pengamat...

Terkait Keretakan Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Begini Pandangan Pengamat Politik The Indonesia Institute

41
0
BERBAGI

LIMA PULUH KOTA – Terkait dengan opini yang berkembang ditengah-tengah masyarakat tentang keretakan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, tim harmonisasi yang di bentuk pemprov Sumatera Barat (Sumbar) terus bekerja dan membuat laporan secara rinci sesuai dengan permintaan Gubernur Irwan Prayitno.

Dikutip berita dari minangkabau.com, Pengamat politik dari The Indonesia Institut Benni Inayatullah berpandangan, kurang harmonisnya pejabat daerah antara Bupati dengan Wakil Bupati bukan semata soal pembagian wewenang pekerjaan melainkan persoalan kepentingan politik.

Menurutnya, hal ini sebagai akibat kepala daerah dan wakilnya berasal dari partai yang berbeda (koalisi) sehingga susah untuk mengharapkan mereka bisa kompak dan terhindar dari kepentingan politik masing-masing

“Solusinya sebetulnya sudah pernah diwacanakan pemerintah untuk hanya memlilih gubernur atau bupati maupun walikota saja sementara wakilnya dari birokrat. Tapi ditolak DPR,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Benni menambahkan, cara kedua mungkin dengan menurunkan syarat pencalonan kepala daerah sehingga partai bisa mencalonkan kadernya sendiri sebagai kepala daerah dan wakil, “Bila kepala daerah dan wakilnya tetap berbeda partai seperti saat ini maka konflik antara mereka tetap akan berpeluang besar,” imbuh nya.

Dia berpendapat, partai pengusung pasangan ini harus duduk bersama untuk kembali menyatukan visi pasangan ini. Kalau hanya melibatkan mereka berdua mungkin agak susah karena ada ego masing-masing.

“Sebagai pengusung parpol tentu harus turut bertanggungjawab juga terhadap kepala daerah mereka. Masyarakat 50 kota juga berhak untuk menuntut parpol pengusung supaya turun tangan mendamaikan,” pungkas Benni, Selasa (11/7/2017). (ay)

Leave a Reply