Beranda Kota Payakumbuh Terkait Izin Keramaian, Wawako Minta Pengawasan Lebih Ditingkatkan

Terkait Izin Keramaian, Wawako Minta Pengawasan Lebih Ditingkatkan

37
0
BERBAGI

Payakumbuh- Menindaklanjuti edaran Walikota Payakumbuh nomor 300/270/POL. PP-PK/III/2018 terkait upaya menjaga ketertiban umun, ketenteraman masyarakat dan penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh menggelar Sosialisasi edaran tersebut bagi Camat dan Lurah se Kota Payakumbuh.

Pertemuan berlangsung di Aula Lantai III, Balaikota Payakumbuh Bukik Sibaluik, pada Kamis (29/3). Pertemuan dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Erwin Yunaz. Turut hadir Kasat Pol PP&PK Devitra, Dandim 03/06 50 Kota, Kasat Intel Polres Kota Payakumbuh, Kanit Intel Polsek Kota Payakumbuh, serta personil Satpol PP dan Damkar.

Dalam sambutan Wakil Walikota, Erwin Yunaz menyampaikan adanya laporan dari masyarakat terkait kegiatan/ aktivitas keramaian yang telah menganggu kenyamanan, keamanan dan ketertiban umum sehingga melatarbelakangi dilahirkannya edaran untuk mengatur aktivitas keramaian yang tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Sebetulnya selama ini kita sudah ada aturan terkait perizinan keramaian yang dimulai dari izin keramaian dari ketua RT hingga lurah dan kepolisian dengan syarat syarat tertentu, cuma karena kurangnya pengawasan dan penggawalan selama ini aturan selama ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu perlu diperkuat lagi dengan edaran Walikota,” ujar Wawako Erwin Yunaz.

Lemahnya pengawasan terkait aturan daerah tidak hanya persoalan tertib acara keramaian, Wawako juga menyoroti penegakan Perda Kawasan Rokok di Kota Payakumbuh.

“Kita tidak melarang orang merokok, tapi menertibkan tempat-tempat yang dilarang merokok disana agar tidak menularkan asap rokok kepada yang tidak merokok,” ujar Wawako Erwin.

Dikatakan Erwin, terkadang pelemahan penegakan aturan itu datang dari aparat pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh dalam hal penegakan Perda di Kota Payakumbuh.

“Jangan-jangan diruangan Pak Camat atau Pak Lurah ada asbak rokok, karena segan atau menghargai tamu yang perokok, lalu disiapkan asbak, itu sama artinya membenarkan pelanggaran yang terjadi,” kata Erwin. (ARYA)

loading...

Leave a Reply