Beranda Kota Payakumbuh Selama Pembukaan MTQ, Start Pawai dan Arus lalu Lintas Akan Dialihkan

Selama Pembukaan MTQ, Start Pawai dan Arus lalu Lintas Akan Dialihkan

11
0
BERBAGI
Walikota Payakumbuh diwakili Asisten I Yoherman pimpin rapat persiapan terakhir MTQ Ke 38 tahun 2018
Walikota Payakumbuh diwakili Asisten I Yoherman pimpin rapat persiapan terakhir MTQ Ke 38 tahun 2018

Payakumbuh, Newsumbar.com–Walikota Payakumbuh diwakili Asisten I Yoherman pimpin rapat checking terakhir persiapan MTQ ke XXXVIII ingkat Payakumbuh tahun 2018. Rapat yang digelar pada Selasa (08/05/2018) di aula kantor Camat Payakumbuh Timur ini tampak dihadiri Kepala kankemenag Asra Faber, Kabag Kesra Setdako Ul Fakhri, Kapolres diwakili KBO Satlantas Imam Teguh, Kasi Bimas Islam Endra Rinaldi. Dimoderatori Camat Payakumbuh Timur, Linda Kefrinaldi, rapat ini juga menghadirkan panitia kota dan kecamatan yang didampingi Camat se kota Payakumbuh, selaku pimpinan kafilah di kecamatan.

Disebutkan Camat Linda Kefrinaldi, disamping warga kota, sekitar 800 jiwa akan terlibat dalam memeriahkan pawai pembukaan MTQ yang akan dilangsungkan pada Kamis (10/05/2018).

” Sebanyak 800 jiwa tersebut adalah kafilah beserta official kecamatan, arakan drumband dari beberapa sekolah yang ada di Payakumbuh Timur dengan start pawai dimulai dari lapangan kubu gadang dan finish di mimbar utama lapangan Kaluek Payobasung. Untuk mensukseskan pawai ini kami harapkan kerjasama OPD terkait. Berdasarkan pantauan kami di 12 lokasi lomba, persiapan sudah sekitar 85 %. Ada beberapa lokasi lomba yang perlu dilengkapi, karena butuh koordinasi dengan pimpinan OPD terkait. Untuk itu, kami selaku tuan rumah mohon bantuan Walikota melalui Asisten I dan hadirin yang berhadir dalam rapat ini,” ungkap Linda Kefrinaldi sambil membuka ruang tanya jawab.

Kepala kankemenag sebagai penanggungjawab teknis MTQ dalam rapat siang ini menyebutkan bahwa MTQ adalah wadah syiar islam di tengah masyarakat, guna melahirkan kafilah yang profesional dari daerah sendiri. Untuk itu, pemko Payakumbuh telah menerapkan sistem by name by address, sehingga diharapkan tidak ada kailah impor. Payakumbuh adalah sebagai barometer kegiatan keagamaan dan gudangnya hafidz di Sumatera Barat yang selanjutnya akan berlomba di ajang MTQ.

” Suksesnya MTQ ditentukan beberapa faktor diantaranya managemen waktu oleh protokolan dalam mengatur lama sambutan, penataan tempat duduk tamu, ketersedian sound system, bedug, bel, kesiapan announcer serta kenyamanan dewan hakim termasuk ketersedian transpor dari pemondokan ke lokasi lomba,” sebut Asra Faber.

Asisten I Yoherman mengharapkan kerjasama semua unsur terkait demi suksesnya MTQ Ke 38 tahun 2018 sebagai alek daerah Payakumbuh.

” Terpenting koordinasi yang akan dilakukan adalah pada momen pawai dan pembukaan, bukan berarti mengabaikan kegiatan lainnya, seperti ketersediaan snak dan makan. dalam pawai ini, kita harus mempertimbangkan waktu dan jarak tempuh pawai, sehingga para kafilah dan peserta pawai tidak terlalu keletihan. Terkait hal yang lainnya, kami rasa bisa kita laksanakan bersama termasuk parkir tamu dinas dan tamu lainnya. Hal ini perlu kita tuntaskan hari ini. Mari kita diskusikan siang ini hingga tuntas,” tegas Asisten I

“Selain itu, kepada protokolan kami perintahkan, tolong siapkan pidato gubernur dan walikota, termasuk kemenag siapkan juga pidato kakanwil. Kalau dibutuhkan. Kesempatan itu, gubernur juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Mesjid Baiturrahman dan diakhiri makan bajamba,” sebut Yoherman.

Sekitar 1/2 jam termen saran dan usul dibuka Walikota Payakumbuh. Setiap yang mengusulkan mesti menyebutkan alasan pendukung yang rasional. Berbagai saran tampak disampaikan pimpinan OPD, seperti Camat Payakumbuh Utara, Kadishub, Camat Latina dan Sekcam Payakumbuh Barat. Usul dan saran ini akhirnya dikunci mati oleh Kapolres Payakumbuh melalui KBO Sat Lantas, Imam Teguh.

” Mengingat pembukaan MTQ Ke XXXVIII Tingkat Kota Payakumbuh tahun 2018 akan memakai jalur padat dan tergolong sempit, khususnya untuk tempat parkir selama pembukaan MTQ oleh gubernur. Dengan ini, kami akan terapkan pengalihan arus lalu lintas. Selama pembukaan berlangsung arus lalu lintas menuju Payakumbuh dari Taram akan kita alihkan ke arah Tanjung Enau, tepatnya di perempatan lampu merah Payobasung. Arus menuju Payobasung dari Payakumbuh, akan kita alihkan juga,” kunci Imam Teguh.

Menimbang jarak tempuh pawai ta’ruf yang terbilang cukup jauh, siang itu juga disepakati bahwa start pawai akan dialihkan dari lapangan Kubu Gadang ke halaman Mesjid Muhsinin dan halaman KAN Tiakar.

Dipenghujung rapat, Asisten I Yoherman menegaskan agar semua unsur terkait MTQ agar meningkatkan koordinasi, kerjasama dan komunikasi.(ay004)

loading...

Leave a Reply