Beranda Budaya Road To Campoes, KPP Payakumbuh dan KP2KP Batusangkar Sosialisasikan Pajak Bertutur 2018...

Road To Campoes, KPP Payakumbuh dan KP2KP Batusangkar Sosialisasikan Pajak Bertutur 2018 di Tiga Daerah

87
0
BERBAGI

Newsumbar.com – Mengangkat tema “Pahlawan Zaman Now”, Kantor Pajak Pratama (KPP) Payakumbuh dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Batusangkar road to campoes menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2018, sekaligus kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi yang berbeda, Jumat (9/11), yaitu SMA Negeri 2 Payakumbuh, SMA Negeri 1 Harau, dan IAIN Batusangkar. Kegiatan Pajak Betutur ini sendiri adalah salah satu rangkaian kegiatan Pekan Inklusi yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan setiap tahunnya oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Tidak tanggung tanggung, KPP Pratama Payakumbuh dan KP2KP Batusangkar, menggelar road to campus, DJP juga bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Budaya dan Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi dalam penyelenggaraan Pajak Bertutur tersebut.

Kepala KPP Payakumbuh, Suprapto menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama sehari dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh masing-masing satuan kerja DJP di seluruh Indonesia dengan ketentuan setiap satuan kerja DJP wajib memberikan key message ke sekolah/kampus yang dilakukan Pajak Bertutur, jelasnya.

Lebih jauh Suprapto menjelaskan, masing-masing key message adalah berbagi dan gotong royong untuk SD, Pajak  sebagai pelaksanaan Hak dan Kewajiban warga negara untuk SMP, Pajak sebagai tulang punggung pembangunan untuk SMA dan pajak sebagai Ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, pertahanan, dan keamanan untuk Perguruan Tinggi.

Dr. Ulyan Atsani selaku, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar dalam sambutannya mengaku sangat mendukung program ini. “Alhamdulillah, disambut baik,” kata Kepala KP2KP Batusangkar Ronny Chandra.

Sementara itu, ditempat terpisah, kegiatan Pajak Bertutur di SMA Negeri 2 Payakumbuh, sambutan disampaikan oleh Hj. Irma Takarina selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Payakumbuh dan sambutan dari pihak KPP Pratama Payakumbuh diwakili oleh Rizki Wahyu Praminta selaku Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan dan Irnayetti selaku Kepala Seksi Penagihan.

Sedangkan, di lokasi SMA Negeri 1 Harau, sambutan dari pihak sekolah disampaikan oleh Dr. Afrizal selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Harau dan dari pihak KPP Pratama Payakumbuh diwakili oleh Dewi Amalia selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II. Kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa/i kelas 11 dan 12.

Diperkirakan, Total peserta kegiatan tersebut yang hadir mencapai lebih dari 500 peserta.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan Pajak Bertutur meliputi pengenalan organisasi Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi pemerintah yang bertugas mengumpulkan penerimaan pajak dan KPP Pratama Payakumbuh yang merupakan unit vertikal DJP yang membawahi wilayah Kab. Tanah Datar, Kota Payakumbuh, dan Kab. Limapuluh Kota.

Selain itu juga disampaikan materi terkait pentingnya pajak dalam pembangunan negara serta peran kita semua dalam membayar pajak, materi-materi tersebut disampaikan oleh pegawai KPP Pratama Payakumbuh mulai dari Kepala Seksi, Account Representative, sampai dengan Fungsional Pemeriksa Pajak.

Peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sehingga semua mengikuti permainan dengan semangat dan kegiatan berlangsung sangat seru.

Pada penutup acara, KPP Pratama Payakumbuh dan KP2KP Batusangkar memberikan plakat dan sertifikat kepada pihak sekolah dan kampus sebagai bentuk apresiasi diadakannya kegiatan Pajak Bertutur.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berharap dapat mewujudkan generasi emas Indonesia melalui edukasi kesadaran pajak dalam dunia pendidikan yang tertanam sejak dini serta memberikan pemahaman tentang pajak bahwa pajak tersebut merupakan pilar utama pembangunan negeri ini.

Terakhir, kegiatan Pajak Bertutur diharapkan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menyeluruh baik bagi siswa pendidikan dasar, menengah, dan tinggi serta dapat menjadi kurikulum baru dalam sistem pendidikan di indonesia agar kesadaran terkait pentingnya pajak bagi pembangunan dapat ditanamkan sejak dini. (*)

loading...

Leave a Reply