Beranda Hukrim Rekanan di Denda, Proyek Pengembangan Destinasi Kasawan Wisata Harau Tidak Selesai Sesuai...

Rekanan di Denda, Proyek Pengembangan Destinasi Kasawan Wisata Harau Tidak Selesai Sesuai Kontrak

307
0
BERBAGI

Limapuluh Kota, Newsumbar.com,– Proyek pengembangan destinasi wisata kawasan Harau berupa pembuatan jalan jalur pejalan kaki, jalan setapak, jalan dalam kawasan, board walk, pedestrian dan tempat parkir milik Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota diduga tak selesai sesuai kontrak.

Seharusnya, proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2018 senilai Rp 868 juta itu selesai pada 19 Oktober lalu. Tetapi sampai pekan keempat November ini malahan proyek itu jauh dari kata selesai.

Berdasarkan kontrak proyek nomor 556/14/PPK-JPK/PARPORA/VII/2018 tertanggal 19 Juli 2018 dikerjakan selama 90 hari. Pelaksananya yaitu CV MCB Jaya Konstruksi dengan konsultas pengawas yaitu CV Grahatama Prima Persada.

Terkait itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana yang dihubungi Newsumbar.com pada Selasa (27/11) malam mengatakan proyek itu memang belum selesai sesuai jadwal di kontrak. Karena itu, dilalukan penambahan waktu hingga 50 hari kerja kedepan.

“Karena jadwal sesuai kontrak habis, ada penambahan jadwal proyek selama 50 hari. Pihak rekanan sudah di sanksi berupa denda,”terang Alfian.

Alfian yang dikonfirmasi mengaku berada sedang dibandara untuk melakukan penerbangan ke Jakarta itu
mengatakan, apabila pihak rekanan tidak juga sanggup menyelesaikan pekerjaan yang diberikan maka bakal dilakukan pemutusan kontrak pekerjaan serta perusahaan di blacklist.

Menurut Alfian, tidak selesainya proyek tersebut sesuai kontrak disebabkan pengaruh dari cuaca. “Selama pengerjaan, cuaca tidak mendukung. Hari hujan sehingga berdampak pada proses pengerjaan yang terganggu,”katanya. (Arya/TIM)

loading...

Leave a Reply