Beranda Kabupaten Pasaman Barat Peringati Hari Santri, Bupati Syahiran : Jadikan Momentum Ini Untuk Memperkokoh Persatuan...

Peringati Hari Santri, Bupati Syahiran : Jadikan Momentum Ini Untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan

11
0
BERBAGI

Pasbar, Newsumbar.com – Hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober diperingati meriah oleh ribuan santri di Kabupaten Pasbar.

Santri diminta bisa menjaga persatuan dan kesatuan dan bisa mendamaikan negeri.

Bupati Pasaman Barat Syahiran Senin (22/10) di kantor Kemenag Pasbar dihadapan ribuan santri mengatakan santri atau ulama memiliki andil besar dalam sejarah kemajuan negara Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

“Oleh karena itu, peringatan hari santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran dan berkeadilan”, jelas Syahiran.

Ia menambahkan, kalangan pesantren diharapkan oleh segenap bangsa Indonesia untuk mencurahkan energinya dalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat di tengah situasi yang penuh dengan berbagai fitnah.

“Santri, ulama, kiai dan elemen umat Islam yang belajar kepada orang-orang pesantren diharapkan bisa meredam api fitnah”, harap Syahiran.

Dengan berbagai latar belakang berbeda, lanjut Syahiran resolusi jihad telah melebur sekat-sekat antara kelompok agamis, nasionalis, sosial, di kalangan bangsa Indonesia yang beragam latar belakang. Resolusi jihad telah menyeimbangkan spiritualitas individu yang bersifat vertikal dengan kepentingan bersama .

“Melalui fatwa ulama yang mendudukkan nasionalisme sebagai bagian dari sikap religius”, tandas Syahiran.

Melalui hari santri, Syahiran berpesan agar perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia saat ini. Bangsa sedang menghadapi berbagai persoalan seperti hoaks, ujaran kebencian, polarisasi, simpatisan politik, propaganda kekerasan hingga terorisme.

“Hari santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pioner perdamaian yang berorientasi pada spirit mederasi Islam di Indonesia. Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran dan komitmen cinta tanah air,”pesan Syahiran. (Ade)

loading...

Leave a Reply