Beranda Kota Payakumbuh Mengusung Konsep One Top Service,  Mall Pelayanan Terpadu Kota Payakumbuh Siap Berikan...

Mengusung Konsep One Top Service,  Mall Pelayanan Terpadu Kota Payakumbuh Siap Berikan Layanan Prima

26
0
BERBAGI

Payakumbuh, Newsumbar.com — Memenuhi undangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Safruddin, guna menandatangani komitmen mewujudkan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Payakumbuh tahun 2019, Walikota Payakumbuh Riza Falefi bertolak menuju jakarta. Dalam kesempatan tersebut, tidak hanya Walikota Payakumbuh saja yang mendapatkan undangan, namun,  Riza bersama 25 Kepala Daerah Kota/Kabupaten lainnya juga ikut hadir di Aula Kemenpan-RB RI dengan acara yang sama.

“Benar, kami menandatangani MoU dengan MenpanRB untuk mewujudkan MPP di Kota Payakumbuh tahun ini. InsyaAllah saat ini kita sudah mulai membangun di lantai satu Balaikota, Eks. Lapangan Poliko,” ujar Riza Falepi

Loading...

Dijelaskan, sesuai  pasal 10 Peraturan MenpanRB Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, pemerintah daerah diminta merealisasikan Mal Pelayanan Publik. Untuk pemerintah provinsi bahkan bersifat wajib.

Lebih jauh Riza memaparkan, MPP di Kota Payakumbuh direncanakan akan beroperasi pada bulan Juli 2019. MPP akan melayani segala urusan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat.

“Nanti konsepnya “one stop service”, Dimana disatu lokasi tersedia seluruh layanan publik, meliputi instansi horizontal maupun vertikal. Di MPP nanti ada belasan layanan, seperti pengurusan Dukcapil, Perpajakan, Keimigrasian, Samsat, Perbankan, dan lain-lain,” jelas Riza

Ditambahkan, MPP juga hadir untuk memperbaiki birokrasi pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sesuai amanat MenpanRB saat penandatanganan MoU, MPP hadir sebagai upaya Pemerintah untuk memberikan pelayanan yang prima yang diikuti pelayanan efektif, efisien dan juga tepat sasaran.

“Dengan adanya MPP, tak perlu menghabiskan waktu dan biaya ke banyak tempat untuk berurusan,” pungkas Riza mengutip MenpanRB, Syafruddin.

Lounching Juli 2019 Mendatang

Setelah melakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Payakumbuh dengan Menpan RB beberapa waktu lalu terkait dengan pembangunan Mall Pelayanan Publik Kota Payakumbuh, Dipimpin Deputi bidang Pelayanan Publik, Prof.Dr Diah Natalisa, MBA, kedatangan rombongan Kemenpan RB disambut hangat Walikota Payakumbuh Riza Falepi di Kota Payakumbuh.

Turut hadir menyambut, Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrastiawan Setyowibowo, Asisten II Setdako, Elzadaswarman dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Ramah tamah kemudian digelar di ruang pertemuan Randang, lantai 2  Balaikota, Selasa (23/4).

Walikota Payakumbuh dalam sambutan mengatakan pihaknya tidak mau setengah-setengah dalam membangun Mall Pelayanan Publik. Dikatakan, lokasi MPP Payakumbuh cukup luas dan ditunjang juga oleh ruang parkir luas.

“MPP sedang kita bangun disini (balaikota, red), tepatnya dilantai dasar dengan kapasitas ruangan yang luas dan juga areal parkir kita juga luas, sehingga sangat menunjang sekali keberadaan MPP. InsyaAllah yang bersifat pelayanan kita push disini semua,” ujar Walikota Riza Falepi.

Ditambahkan, sikap serius dalam mewujudkan MPP yang representatif itu menyebabkan operasional MPP di Kota Payakumbuh belum secepat beberapa daerah yang sudah mulai menjalankan konsep MPP. Dikatakan, dirinya berprinsip, lebih baik terlambat asal berkualitas daripada cepat tapi justru asal-asalan.

“Saya berharap nantinya warga yang datang kesini puas, jadi segala sesuatu yang diurus ke mall pelayanan publik warga merasakan kenyamanan dan kecepatan dalam pengurusan. Pokoknha segala pelayanan terbaik nantinga ada di Payakumbuh,” ucap Riza optimis dihadapan Deputi Kemenpan RB.

Sementara Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Prof. Diah mengatakan kedatangannya ke Payakumbuh guna melakukan monitoring melihat kesiapan MPP Payakumbuj sebelum nanti rencananya diresmikan oleh Menteri PAN RB.

“MPP dituntut harus mampu memenuhi pelayanan yang cepat, murah, layak, nyaman dalam pelayanan, dan ramah. Filosofinya untuk mendukung pelayanan dengan kemudahan. Ibarat kita ke sebuah mall, disana semua ada, begitu juga ini. Pusat pelayanan yang serba cepat, murah dan nyaman. Kita berfikir, bagaimana pelayanan bisa selesai dalam hitungan menit,” kata Prof. Diah. 
 
Ditambahkan, selain dituntut harus bekerja cepat, murah, dan nyaman, MPP harus memiliki koordinasi kerjasama antar instansi, infrastruktur jaringan, dan bank data. 
 
“Selain itu pula harus memperhatikan keluar masuk masyarakat atau alur, peta atau bahan alur proses pelayanan. Potensi besar layanan juga harus disesuaikan dengan luas ruangan juga,” ujar Diah. 

Prof. Diah mengaku sangat bangga dengan semua stake holder yang ada di Payakumbuh. Dirinya berharap, sesuai rencana bulan Juli nanti, MPP di Payakumbuh bisa mulai dijalankan.

“Diharapkan mall pelayanan publik yang ada di Payakumbuh tidak hanya menjadi kebanggan dari warga Payakumbuh tetapi juga menjadi kebanggaan untuk kita semua,”pungkasnya. (Jnd)

loading...

Leave a Reply