Beranda Hukrim Kongkalingkong, Diduga Ada Permainan Hasil Nilai Perekrutan Staf Bawaslu Pasbar

Kongkalingkong, Diduga Ada Permainan Hasil Nilai Perekrutan Staf Bawaslu Pasbar

81
0
BERBAGI

PASAMAN BARAT | Newsumbar.com – Perekrutan staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Pada bulan juli 2018 lalu yang diikuti sebanyak Enam orang peserta berbutut masalah.

Sebelumnya telah dilakukan ujian Computer Assisted Test (CAT) dan Wawancara pada tanggal 15 juli 2018, hasil tes tersebut diumumkan pada tanggal 10 Agustus 2018. total nilai tertinggi di raih oleh Ihsanul Huda dengan jumlah nilai 157.

Namun, setelah diumumkannya hasil tes tersebut, salah seorang peserta kecewa karena ia merasa sangat dicurangi dan dizolimi terkait cara penilaian yang dilakukan oleh panitia.

Peserta perekrutan Staf Bawaslu yang Ade Media, mengatakan bahwa dia menduga perekrutan Staf di Bawaslu tersebut banyak kecurangan dari awal hingga hasil penilaian di umumkan.

Dugaannya, Pertama pihak penguji memperlambat penguman hasil ujian CAT tergolong cukup lama dari yang biasa.

“Biasanya hasil ujian cet tersebut langsung keluar Setelah ujian, namun pada perekrutan ini tiga minggu setelah dilakukan ujian baru di umumkan hasilnya oleh kepala sekreteriat Bawaslu”, jelasnya.

Kejanggalan lainnya yang dirasakan Ade Media adalah tidak adanya waktu penetapan hasil penilaian . “Ini sangat janggal karena tidak adanyan waktu akan diumumkan dan tiba-tiba pengumuman hasil tes keluar, anehnya tidak ada dicantumkan tanggal penetapannya”, pungkasnya.

Selain itu, kekecewaannya makin berlanjut, ia merasa tidak adanya dilakukan test yang behubungan dengan orientasi, komitmen, integritas, tes kepemimpinan, dan kerjasama, Namun pada pengumuman nilai akhir terdapat Nilai lima item tersebut.

“Tes CAT saya tertinggi, itu murni dilakukan tes, dan anehnya pada wawancara saya hanya ditanya tentang nama, pekerjaaan dan alamat. Jadi entah darimana pihak penilai memberikan nilai yang berhubungan dengan orientasi, komitmen, integritas, tes kepemimpinan, dan kerjasama , sehingga total nilai saya rendah “, Jelas Ade

Ia sangat menyayangkan dimana Bawaslu merupakan lembaga Negara yang indenpenden diduga melalakukan kecurangan dalam perekrutan stafnya, Sebutnya dengan nada kekecewaaan.

Setelah dikonfirmasi terkait nilai yang diduga ada kejanggalan, kepala sekretariat Bawaslu Pasbar Indra, Menyampaikan bahwa nilai yang ia berikan mutlak dan tidak ada perobahan.

Kepala sekretariat Bawaslu Pasbar Indra juga mengatakan hasil nilai orientasi, komitmen, integritas, tes kepemimpinan, dan kerjasama yang di umumkan tersebut, diberikan berdasarkan keyakinannya sendiri.

“Benar, itu nilai yang saya berikan berdasarkan keyakinan saya sendiri. dan tidak ada masukan dari komisioner Bawaslu”, Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pasbar Emra Patria, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) mengatakan, Berkaitan degan penerimaan staf sekretariat di Bawaslu Pasaman Barat, merupakan kewenangan Kasek Bawaslu Pasbar.

“Lebih baiknya di konfirmasi lagi ke Pak Indra, selaku Kasek Bawaslu Pasaman Barat , karena pak Indra yg mempunyai kewenangan dalam hal perekrutan staf sekretariat tersebut” , ujarnya. (***)

loading...

Leave a Reply