Beranda Kabupaten Pasaman Barat Kesal dan Geram, DPRD Pasbar Pending Rapat Dengan Pengusaha Kelapa Sawit

Kesal dan Geram, DPRD Pasbar Pending Rapat Dengan Pengusaha Kelapa Sawit

93
0
BERBAGI

Pasbar | Newsumbar.com – Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat geram dengan sejumlah Pengusaha Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Pasaman Barat.

Kegeraman DPRD yang ada di Pasaman Barat tersebut terkait untusan yang dikirim dalam rapat gabungan Komisi DPRD lanjutan yang membahas harga Tanda Buah Sawit (TBS)., sementara DPRD mengundang pimpinan PKS Se- Pasbar yang bisa mengambil kebijakan, Namun hanya mengutus setingkat staf.

“Kesimpulannya, rapat harus kita tutup dan pending dikarenakan yang hadir dalam rapat ini tidak bisa mengambil keputusan, seharusnya yang hadir itu adalah pemilik atau direksi Perusahan yang bisa membuat keputusan, namun ini tidak”, tegas Ketua DPRD Pasbar H. Daliyus K. Senin (20/8).

Ia meminta dengan tegas, kedepan rapat yang akan dilaksanakan pada bulan September nanti diharapkan yang hadir adalah para pimpinan bisa mengambil kebijakan, karena rapat ini bukan rapat main-main, sebab akan menyepakati harga beli TBS di Pasaman Barat.

“Kita informasikan bahwa, rapat tersebut untuk kesejahteraan dan peningkatan perekonomian para petani kita di Pasbar, jadi semua pihak yang terkait ini, selain itu, pemerintah daerah beserta para Pimpinan OPD juga harus hadir ,” singkatnya.

Rapat Komisi kedua ini di hadiri oleh sejumlah anggota DPRD, Pemerintah Daerah Pasaman Barat, Pimpinan Pabrik Kelapa Sawit se-Pasaman Barat, APKASINDO, Petani Kelapa Sawit dan Suvliyer TBS Kelapa Sawit serta melibatkan Ormas Pekat-IB Pasbar di Aula DPRD Pasbar. (@de)

loading...

Leave a Reply