Beranda Kabupaten Limapuluh Kota Elpito Junaidi Maju jadi Walinagari Guguak VIII Koto

Elpito Junaidi Maju jadi Walinagari Guguak VIII Koto

91
0
BERBAGI

Newsumbar Limapuluh Kota-Sesuai dengan tahapan Pemiihan Walinagari (Pilwanag) yang diatur dalam peraturan Bupati Lima Puluh Kota, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali melakukan Pilwanag. Untuk kemajuan serta berjalannya roda pemerintahan di nagari, 5 orang calon akan maju dan berkompetisi 25 Maret 2018 mendatang.

Muda, energic, ramah, mudah senyum dan ulet, adalah kata yang pantas diberikan kepada Elpito Junaidi Datuak Jimbang, sosok muda dari Jorong Balaitalang ini adalah salah satu calon walinagari Guguak VIII Koto,kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota No urut 5 yang siap membawa perubahan Guguak VIII Koto ke arah yang lebih baik sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat.

Join

“Sederhana saja,keinginan masyarakat untuk perubahan itu pasti, tentu perubahan yang dimaksud kearah yang lebih baik dan ini tentu merupakan suatu tantangan. Perubahan Bisa dalam bentuk mejalankan roda pemerintahan nagari dan kebijakan yang
berdampak baik kepada seluruh masyarakat yang ada di Guguak VIII Koto ini. Tantangan dan perubahan ini lah yang membuat hati saya tergugah untuk maju sebagai calon walinagari,” Kata pemangku adat sekaligus pengusaha ternak sapi itu kepada Newsumbar, Rabu (14/3).

Ia mengatakan, Walinagari merupakan pelayan masyarakat, untuk melayani kita perlu sistem yang baik, apa bila sistem nya baik, tentu pelayanan akan baik pula. Disisi lain
saat ini masyarakat cukup mengalami perubahan yang sangat cepat sesuai dengan perkembangan teknologi. Selama masih dalam pondasi “Adat Bersandi Syarak,
Syarak Bersandikan Kitabullah” hal itu dapat disikapi. Pada saat ini teknologi menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah nagari merupakan jembatan
untuk masyarakat dalam setiap pengurusan administrasi dan kependudukan.

“Nagari adalah jempatan masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan dan administrasi lainnya. Sebagai wilayah administratif sesudah kecamatan, mengatur
dan mengurus kepentingan masyarakat di wilayah nagari adalah hal yang utama. Kita tidak lagi membedakan golongan masyarakat dalam bentuk pelayanan. Pada saat
ini menjalankan roda pemerintahan dan dalam melayani masyarakat teknologi juga memiliki peran penting,” ungkapnya.

Ditambahkannya, nagari (Desa Adat) yang memiliki 8 jorong yakni, Guguak, Tiakar, Kubang Tungkek, Kuranji, Balai Talang, Ketinggian, Balai Mansiro dan Pincuran Betung banyak memiliki potensi. Jika amanah diberikan masyarakat untuk memimpin Nagari Guguak VIII Koto 6 tahun kedepan, konsistensi dalam menjalakan roda pemerintahan wajib hukumnya bagi setiap nagari. Keterbukaan informasi publik serta peningkatan pelayanan terhadap masyarakat adalah prioritas pemerintah nagari. Dengan adanya dana desa yang di kucurkan pemerintah pusat, sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.

“Setiap jorong yang ada dalam wilayah nagari Guguak VIII Koto memiliki potensi yang dapat dikembangkan dengan pola yang benar dan terukur. Baik itu potensi di bidang olahraga, pertanian, pariwisata dan budaya. Memberdayakan serta mencarikan solusi bagi anak muda kreatif untuk dapat berkembang juga merupakan kewajiban. Selain itu sinergitas ranah dan rantau terbukti berdampak baik, maka hal itu perlu dibangun dan dijaga. Jika amanah ini dititipkan kepada saya InsyaAllah akan dijalankan dengan baik,” pungkas kandidat nomor urut 5 pada Pilwanag Guguak VIII Koto itu.( Arya )

loading...

Leave a Reply