Beranda Kabupaten Limapuluh Kota Jorong Koto Kociak Wakili Kabupaten Limapuluh Kota Ke Tingkat Nasional Program Kampung...

Jorong Koto Kociak Wakili Kabupaten Limapuluh Kota Ke Tingkat Nasional Program Kampung Iklim (PROKLIM) Tahun 2018

651
0
BERBAGI

Payakumbuh,newsumbar.com–Selasa 13 Juli 2018, merupakan hari yang bersejarah bagi Jorong Koto Kociak, Nagari Tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Hal ini dikarekan Kelompok Tani Baruah Anduriang Sepakat (BAS), Diverifikasi oleh Tim Penilai Program Kampung Iklim (PROKLIM) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI beserta Tim Verifikasi Proklim Provinsi Sumatera Barat, Sebagai salah satu wakil Provinsi Untuk Lomba PROKLIM tingkat Nasional.

Program Kampung Iklim ( PROKLIM) adalah program Nasional yang dikelola oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan RI dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahtraan ditingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Mentri Lingkungan Hidup RI Nomor : P. 84/MENLHK-SETJEN/KLIM.1/11/2016 dan pasal 63 ayat 1 huruf w Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Lolos nya Jorong Koto Kociak dan Kelompok BAS kepenilaian PROKLIM tingkat Nasional bukan lah hal yang mudah, Namun berkat perjuangan dan kerja keras dan dukungan, mulai dari nagari, Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat dan Permukiman, hal ini dibenarkan oleh Wali Nagari Tujuah Koto Talago Yon Hendri, S. Sos dan Kepala Jorong Koto Kociek Khairul Andri.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan dukungan seluruh lapisan masyarkat serta OPD Terkait kami menjadi salah satu wakil Sumatera Barat untuk penilaian PROKLIM Tingkat Nasional”. Ucap Yon Hendri

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup PP Dr. Adel Noviarman selaku pembina mengatakan bahwa, mulai di usulkan nya Jorong Koto Kociak sebagai lokasi Kampung Iklim setahun lalu, kelompok Tani beserta seluruh jajaran penerintah terkait bahu membahu melakukan pembinaan membenahi jorong tersebut sesuai dengan acuan Program Kampung Iklim ini.

“ya, salah satu sukses nya koto kociak ke Verifikasi tingkat nasional juga tidak terlepas dari kondisi dan pola kehidupan masyarakat nya sendiri, mulai dari suana kampung yang hijau,pemukiman yang tertata rapi, dipekarangan rumah juga ditanami sayuran dan buah buahan dan obat obatan juga kita temui banyak nya kolam ikan dan juga sekaligus sebagai penampung hujan tentu akan menjadi cadangan air di waktu musim kemarau, disinilah nilai plus dari jorong koto kociak yang sebagian besar penduduknya petani, disaat hujan, mereka bercocok tanam di sawah, namun disaat kemarau mereka bercocok tanam di ladang dan mengubah sawah menjadi lahan bertanam palawija, disamping itu usaha kecil rumah tangga juga tidak kalah pesat nya, mulai dari pembuatan minyak kemiri dan berbagai olahan dari ubi kayu, dimana salah satu nya sudah berskala nasional berada disini yaitu (KOKOCI) merupakan singkatan dari KOto KO Ciak, hal ini juga di kuatkan dari hasil penulis saat kunjungan kelokasi”.ujar Adel Noviarman

Satu lagi yang unik dari Koto Kociak, disini juga ada Bank Sampah yang bernama (SASUPI )Singkatan dari Sarok Sumber Piti(sampah Sumber Uang).
Di bank sampah ini, sampah sampah kembali bisa dipergunakan(Re Use) dengan cara diolah kembali seperti tas tangan, keranjang belanja, taplak meja dll, yang lebih menarik nya bank sampah dikelola oleh komonitas lansia dijorong ini.

Melihat kondisi jorong yang bersih, keberadaan Bank Sampah SASUPI dinilai mampu mengolah sampah hampir 100% terutama sampah plastik hal ini jugalah yang mendongkrak Koto Kociak sebagai salah satu Kampung Iklim di Limapuluh Kota.

“Keberhasilan Koto Kociak saat ini sebagai Kampung Iklim, kedepan nya kita harapkan akan mendorong dan memotivasi jorong jorong dan nagari nagari lain yang ada di Limapuluh Kota untuk menjadi Kampung Iklim dimasa yang akan datang”. Tutup Ade Niviarman (aria)

loading...

Leave a Reply