Beranda Kabupaten Pasaman Barat Ditetapkan Dalam Paripurna, DPRD Pasbar Lahirkan 3 Perda

Ditetapkan Dalam Paripurna, DPRD Pasbar Lahirkan 3 Perda

41
0
BERBAGI

Pasaman Barat – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat (Pasbar) telah menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Tiga Perda tersebut membuat Pasbar semakin yakin untuk keluar dari daerah tertinggal. Tiga Perda tersebut yakni Perda Kota Layak Anak, Perda kegiatan pembangunan dengan tahun jamak, dan Perda tentang retribusi pelayanan kesehatan.

Sidang Paripurna yang ke 26 berlangsung tertib dan aman di kantor DPRD setempat Selasa, (11/07) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pasbar H. Yulianto, Ketua DPRD Pasbar H. Daliyus K, Wakil DPRD Pasbar Endri Syahrinal dan Fetris Oktri Hardi serta sejumlah fraksi di DPRD Pasbar. Ketua DPRD Pasbar H. Daliyus K mengatakan bahwa tiga Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda tersebut telah melalui pembahasan yang dilakukan oleh DPRD dan pemerintah setempat.

Ia menyebutkan, tiga Perda tersebut yakni Perda Kota Layak Anak, Perda kegiatan pembangunan dengan tahun jamak, dan Perda tentang retribusi pelayanan kesehatan. Sementara itu, Ketua Fraksi Golongan Karya Budi Nasko menekankan, terkait dengan Perda Kota Layak Anak dengan adanya Perda tersebut dapat memberikan ruang dan fasilitas yang benar-benar layak untuk pertumbuhan, perkembangan dan pembelajaran anak-anak di Kabupaten Pasbar. Diharapkan konsep yang dimasukkan ke dalam Perda tersebut mengatur fasilitas yang dibutuhkan oleh anak-anak di Pasbar. Serta fasilitas yang harus dilengkapi oleh pemerintah seperti apa serta perlindungan anak yang telah terjamin hak-haknya.

“Dengan harapan pemerintah daerah dapat berperan penting dalam menyosialisasikan terhadap pelaksanaan Perda Kota Layak Anak ini,” katanya. Ketua Fraksi Demokrat Hendra Yama Putra juga menekankan agar substansi dari Perda tersebut benar-benar diperhatikan serta ditindakanjuti. Serta OPD terkait bisa memaksimalkan pelaksanaan di lapangan. Ketua Fraksi PAN, H. Ifdal menyampaikan kawasan kota layak anak harus benar-benar diterapkan sesuai dengan kriteria kota layak anak tersebut. Hal serupa juga disampaikan oleh Supriyono anggota dari fraksi PKS , kota layak anak juga dibarengi dengan kawasan bebas rokok. Kawasan bebas rokok harus diperbanyak, baik di perkantoran maupun di tempat umum. Dengan begitu semua pihak peduli dengan kesehatan dan lingkungan.

“Sebab, kota layak anak tidak bisa dibebaskan dari itu semua,”tandas Supriyono. Wakil Bupati Pasbar H. Yulianto mengatakan dengan disahkannya Perda tersebut Pasbar memiliki panduan untuk terus bergerak maju. Dari ketiga Perda itu nantinya akan ditindaklanjuti melalui Peraturan Bupati (Perbub) dalam pelaksanaan dari ketiga Perda itu. “Dengan tindaklanjut melalui Perbub maka Perda akan dapat diimplementasikan dan dioperasinalkan,” katanya.

Selain itu, Pemda Pasbar akan selalu berkomitmen dalam melakukan pengawasan terhadap Perda yang telah di sahkan tersebut. Usulan dari berbagai fraksi juga akan menjadi catatan,seperti penambahan petugas retribusi, begitu juga dengan kota layak anak. “Kita akan perhatikan taman bermain dan segala sesuatu tentang kota layak anak tersebut,”tandas Wakil Bupati H. Yulianto. (ay/humas diskominfo pasbar)

Leave a Reply