Beranda Kabupaten Limapuluh Kota Dikeluhkan Pedagang, Bangunan Pujasera Batang Tabik Terbengkalai dan Tak Layak Huni

Dikeluhkan Pedagang, Bangunan Pujasera Batang Tabik Terbengkalai dan Tak Layak Huni

197
0
BERBAGI

Limapuluh Kota, Newsumbar.com – Pembangunan Lapak pedagang (Pujasera) menggunakan Anggaran Belanja dan Pendapatan Nagari (APBN) Tahun 2016 yang menelan anggaran lebih kurang Rp.136.000.000 dengan ukuran 9 X 13 M, di Jorong Batang Tabik, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luhak Kabupaten Limapuluh Kota terkesan mubazir dan dikeluhkan oleh pedagang setempat, bagaimana tidak, Bangunan yang diberi nama Pujasera tersebut dibangun dari tahun 2016 sampai sekarang (2018) masih terbengkalai dan tak layak huni

Hal ini diutarakan oleh beberapa pedagang yang berjualan di area batang tabik tersebut, pedagang yang lebih kurang 30 orang tersebut telah menyampaikan keinginan mereka dari awal kepada pemerintah Nagari setempat untuk pembangunan lapak di seputaran Batang tabik, karena menurut mereka pembangunan tidak sesuai dengan aspirasi mereka.

“Bagaimana kami mau menempati bagunan yang hanya luasnya 2 x 2 M tersebut, jangankan untuk tempat duduk, untuk meletakkan jualan kami saja tidak bisa, hal ini sudah kami sampaikan kepada bapak Walinagari, tetapi tidak beliau dengarkan tetap melanjutkannya, kami disini hanya mencari hidup buat keluarga kami”, ucap Nurzainab (51), kepada Newsumbar.com, Rabu (29/03).

Keluhan yang sama juga di sampaikan Yulinda (42), Pujasera yang dibangun bangunannya tertutup sedangkan wc juga di dalam, dari awal pedagang menginginkan lapak yang sudah ada saja yang diperbaharui, dan berharap kolam-kolam yang ada juga direnovasi. Sekarang buat parkir saja sudah susah, dan pengunjungpun sudah mulai sepi.

“Bangunannya tertutup dan kecil, wc juga di dalam, bagaimana kami ingin jualan disana, kami berharap lapak – lapak yang sudah ada saja yang diperbaharui dan untuk menarik pengunjung, kolam -kolam yang ada sebaiknya direnovasi, sekarang parkir saja sudah susah gara-gara bangunan tersebut, kami berharap agar keluhan kami didengar oleh pak Wali,” tegasnya. (ARYA)

loading...

Leave a Reply