Beranda Kabupaten Pasaman Barat Bupati Syahiran Sayangkan Sikap PJ. Wali Nagari Yang Kurang Berkoordinasi.

Bupati Syahiran Sayangkan Sikap PJ. Wali Nagari Yang Kurang Berkoordinasi.

40
0
BERBAGI

Newsumbar.com, Pasaman Barat -Bupati Pasaman Barat (Pasbar) H. Syahiran sangat menyayangkan sikap Penjabat (Pj) Wali Nagari Persiapan yang enggan berkoordinasi dengan Wali nagari Induk. Hal itu dinyatakannya pada saat pelantikan Pj. Wali Nagari Persiapan se-Pasbar di auditorium kantor bupati setempat, Jum’at (12/7).

Disampaikannya, hasil evaluasi pada Pj. Wali Nagari Persiapan Satu (1) tahun yang lalu, banyak dari Pj. Wali Nagari persiapan yang jarang sekali berkoordinasi dengan Wali Nagari induknya. Bahkan ada yang sama sekali tidak mau berkoordinasi dengan Wali Nagari induknya.

“Setelah satu tahun berjalan, hasil evaluasi kita menunjukkan bahwa koordinasi antara wali nagari persiapan dengan Wali Nagari induk sangat minim. Bahkan ada Pj. Wali nagari yang sama sekali tidak melakukan koordinasi dengan Wali Nagari induk,” ungkapnya.

Menurutnya, perihal tersebut sangat disayangkan adanya, mengingat Wali Nagari induk merupakan fasilitator dalam mengupayakan pemekaran nagari.

Disamping itu, lebih jauh disampaikan, Pj. Wali Nagari persiapan memiliki beberapa tugas utama yang harus dilakukan kedepannya, atara lain penetapan batas wilayah nagari sesuai dengan kaidah kartografis, pengelolaan anggaran operasional nagari persiapan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari induk, pembentukan struktur organisasi.

Selanjutnya, Pj. Wali Nagari juga diharuskan untuk menyiapkan fasilitas dasar bagi penduduk nagari, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan nagari, pendataan bidang kependudukan, potensi ekonomi, inventarisasi pertanahan, pengembangan sarana ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pembukaan akses penghubung antar nagari.

“Berdasarkan hasil laporan perihal diataslah nantinya Tim Pemekaran Pemerintah Nagari tingkat Kabupaten melakukan kajian dan verifikasi, apabila hasil kajian tim nantinya menyatakan Nagari Persiapan layak dijadikan Pemerintahan Nagari defenitif, maka Pemerintah Daerah akan menyususn Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Pemerintahan Nagari yang selanjutnya akan dibahas dan disetujui bersama DPRD,” Jelasnya.

Lanjutnya, apabila kajian hasil kajian Tim Pemekaran Pemerintahan Nagari tingkat Kabupaten menyatakan Nagari Persiapan tidak layak menjadi Pemerintahan Nagari Defenitif, maka Nagari Persiapan tersebut dihapus dan wilayahnya dikembalikan ke Pemerintahan Nagari Induk.

“Kita tentunya tidak menginginkan hal itu terjadi. Kita semua pasti ingin semua Nagari Persiapan bisa didefenitifkan untuk memenuhi harapan masyarakat. Oleh sebab itu saya himbau kepada seluruh Pj. Wali Nagari yang sudah dilantik untuk dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” harap Syahiran. (ade)

loading...

Leave a Reply