Beranda Advertorial Bersinergi, DPRD Kota Payakumbuh Siap Suskseskan Program Kawasan Bukapalipatar

Bersinergi, DPRD Kota Payakumbuh Siap Suskseskan Program Kawasan Bukapalipatar

34
0
BERBAGI
Ketua DPRD Kota Payakumbuh, H. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam

Payakumbuh – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan rencana pengembangan kawasan metropolitan di enam kabupaten di Sumatera Barat, antara lain Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, Limapuluh Koto, Padang Panjang dan Tanah Datar (Bukapalipatar).

Menyikapi hal demikian, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, H. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam mengungkapakan, “DPRD Kota Payakumbuh sangat mendukung program tersebut dan siap bekerjamasama untuk menyukseskan program tersebut”, Ungkap Parmato di Kantor DPRD Payakumbuh, Rabu (26/17).

Adanya program ini, lanjut Parmato, akan berimbas positif bagi Kota Payakumbuh, dimana, akses menuju Kota Payakumbuh akan terbuka dari segala penjuru, dan itu akan dapat mempercepat lajunya sektor perekonomian karena jarak tempuh antar daerah bisa lebih dekat.

Secara geografis, enam daerah tersebut memang terletak dalam satu kawasan. Bukittinggi berada di tengah-tengah Kabupaten Agam, Payakumbuh di tengah kabupaten Limapuluh Kota dan Padang Panjang di tengah Kabupaten Tanah Datar.

Pada tahap awal program pembangunan tersebut akan difokuskan pada infrastruktur yang saling tersambung dan menunjang antara masing-masing kabupaten dan kota. Selanjutnya akan diteruskan pada program lain seperti pariwisata, pendidikan, dan kesehatan.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan, Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi, serta perwakilan Pemda Limapuluh Kota dan Padang Panjang.

Dikutip dari laman pu.go.id, Rabu 28 Desember 2016, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan mengatakan, perencanaan infrastruktur terpadu kawasan metropolitan Bukapalipatar akan dimatangkan lagi di forum Focus Group Discussion (FGD). Hasil rekomendasi FGD tersebut kemudian akan disampaikan juga kepada pemangku kepentingan, salah satunya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Menurutnya, salah satu langkah nyata adalah pembuatan jalan tol Pekanbaru–Bengkinang–Payakumbuh–Bukittinggi sepanjang 185 kilometer.

Kemudian ada lagi jalan tol Bukitinggi–Padang Panjang–Lubuk Alung–Padang sepanjang 55 kilometer yang posisinya saat ini sedang dikaji.

“Rencana awal jalan tol itu akan dibangun jika jalan non tol sudah ada, namun semuanya masih membutuhkan kajian mendalam, baik analisis investasi maupun aktivitas mobilitas kendaraan,” tutur Rido.

Leave a Reply